You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Forkopimkab Kepulauan Seribu Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga di Pulau Lancang
photo Suparni - Beritajakarta.id

Forkopimda Kabupaten Kepulauan Seribu Gelar Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Seribu beserta jajaran Basarnas, Polri dan TNI, Jumat (22/1), melakukan doa bersama dan tabur bunga untuk korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.

Ini untuk mengenang dan memuliakan para korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan, kegiatan ini untuk mengenang sekaligus mendoakan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mengalami kecelakaan di sekitar lokasi tersebut, pada 9 Januari lalu. Proses pencarian korban sudah diberhentikan secara resmi oleh Basarnas, Kamis (21/1) kemarin, setelah melakukan dua kali perpanjangan waktu pencarian korban.  

"Ini untuk mengenang dan memuliakan para korban agar diberikan pengampunan, serta bagi Kepulauan Seribu agar dijauhkan dari mara bahaya," ucap Junaedi.

27 Personel Sudin Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Bantu Pencarian Korban Sriwijaya Air

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menambahkan, pihaknya secara resmi telah menghentikan pencarian korban, Kamis (21/1) kemarin, setelah melakukan dua kali perpanjangan waktu selama enam hari.

"Operasi akan dilanjutkan dengan monitoring dan pemantauan secara aktif bila di kemudian hari ada laporan temuan korban dari masyarakat, kami akan respon," katanya.  

Doa bersama dan tabur bunga dilakukan di atas kapal PTK Kepulauan Seribu dan diikuti pejabat kabupaten, Kapolres Kepulauan Seribu, Danramil Kepulauan Seribu, Basarnas dan perwakilan keluarga korban. 

Ikut pula mengiringi kapal Satpol PP Kepulauan Seribu, kapal PMI Kepulauan Seribu, kapal dinas kelurahan dan kecamatan, kapal Dishub DKI Jakarta serta kapal dari TNI, Basarnas dan Polri.

Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan secara resmi dapur umum dan posko kemanusian yang ada di Pulau Lancang, tepatnya di belakang kantor Kelurahan Pulau Pari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2214 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1170 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1090 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1086 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri